NBA beri sanksi kepada pelatih Pelicans

Pelatih New Orleans Pelicans, Alvin Gentry, dijatuhi denda 15.000 dolar AS dari NBA setelah dianggap bersalah melontarkan kritik  keras kepada wasit setelah timnya kalah dari  Houston Rockets, 17 Maret 2018.

“Menurut saya, kami bermain dengan sungguh-sungguh, kami berusaha mengimbangi mereka (Rockets), kami melakukan segalanya untuk menang. Satu-satunya hal yang membuat saya kesal adalah fakta bahwa Anthony Davis sama sekali tidak pernah mendapatkan pelanggaran. Mereka (Rockets) menahannya, menjegal, memeluk, dan wasit tidak pernah melihat itu sebagai pelanggaran, tidak sama sekali,” kata Gentry.

Kalian tahu kenapa? Karena Davis tidak pernah memprotes wasit atas hal-hal tersebut. Ia hanya fokus pada permainannnya,” ia menambahkan.

Permasalahan lain terjadi saat wasit memberikan pelanggaran kepada Jrue Holiday yang menjaga James Harden di area tripoin. Tayangan ulang menunjukkan sentuhan tangan Holiday mengenai bola dengan pelan dan Harden mendramatisir gerakan pelanggaran tersebut.

Gentry lantas mengamuk seketika dan memprotes wasit tanpa ragu. Meski Holiday dan Ian Clark berusaha menahannya untuk mendekati wasit, Gentry tidak gentar untuk terus memprotes wasit. Beberap detik kemudian, wasit memberikan technical foul kepadanya.

Gentry menjadi pelatih kedua yang didenda NBA setelah laga melawan Rockets. Doc Rivers, Kepala Pelatih Los Angeles Clippers, adalah yang pertama terkena denda serupa.

Denda ini rasanya tidak akan mengejutkan Gentry. Melihat perjalanan hubungan antara wasit dan para pemain dan pelatih NBA musim ini, ia tahu bahwa denda akan datang kepadanya.

“Saya akan menerima denda yang akan mereka berikan kepada saya besok. Saya tidak peduli dan itu bukanlah masalah besar bagi saya,” imbuh Gentry.

Comments