Kisah Marc Marquez di Thailand: Saat Pimpinan Klasemen MotoGP Bermasalah dengan Polisi Setempat!

Juara dunia MotoGP empat kali, Marc Marquez, mungkin akan mendekat kepada gelar juara dunia selanjutnya, jika ia memenangkan Grand Prix PTT Thailand yang baru akan diresmikan hari minggu nanti. Tetapi pembalap tim Repsol Honda ini memiliki masalah yang lebih mendesak setelah didenda oleh Polisi Kerajaan Thailand, karena (tunggu sebentar!) ngebut di jalanan Bangkok!

Pesta tur MotoGP ini baru pertama kali berada di belahan dunia yang baru, dan tidak mengherankan jika tim dan sponsor nantinya menemukan kesempatan emas untuk menjangkau penggemar motorsport baru! Tak lupa juga, Marc, pria Spanyol ini juga diseret untuk memenuhi kewajiban sponsornya dan tampil dengan mesin balap Honda-nya!

Tampaknya kita bisa berasumsi bahwa Marc tidak akan sesantai itu ketika dia akan menunggu lampu race mati (yang nantinya ia akan berada di garis awal dari Sirkuit Internasional Chang pada hari Minggu!). Bagaimanapun, nantinya Marc akan benar-benar berkonsentrasi penuh dan kita tidak tahu petualangan apa yang akan ia lakukan karena akan menjadi hari yang sangat penting bagi pemain berusia 25 tahun itu.

Perjalanan Marc dalam agenda untuk hari libur itu adalah kunjungan ke Wat Ratchanataram, sebuah kuil Buddha yang dibangun pada tahun 1846 pada masa pemerintahan Raja Rama III dan salah satu tempat wisata utama di ibukota Thailand.

Menerima sambutan tradisional a la Thailand, Marc bergabung dengan perwakilan dari pemerintah Thailand dan anggota tim AP Honda Racing Thailand termasuk pembalap Moto3 World Championship, Nakarin “Chip” Atiratphuvapat, serta beberapa penggemar, selama acara promosi singkat tersebut.

 

Marc, sesekali melambaikan tangan di depan kamera dengan boneka di pundaknya selama acara di depan sepeda motornya tersebut. Ia juga diapit oleh Nakarin dan rekannya sesama rekan tim Honda AP Somkiat “Kong” Chantra, bintang muda Thailand yang diberikan entri wildcard untuk bersaing di sirkuit Moto3 musim ini.

Marc dan Nakarin tidak lupa juga untuk mencicipi beberapa panganan khas Thailand ketika dia mencoba sepiring nasi dengan daging babi dan saus merah dalam gaya Thai klasik, dan mereka tampaknya cukup menikmatinya.

Gambar di bawah ini bukanlah kendaraan yang benar-benar yang biasa ditunggangi oleh pria Spanyol tersebut. Namun Marc masih terlihat natural dengan posisi pengemudi pada kendaraan tradisional Thailand, Tuk-Tuk dan membawa rekannya berkeliling dengan kendaraan roda tiga tersebut. Tampaknya kita semua tahu bahwa Marc bisa saja menggunakan hal tersebut sebagai pemanasannya di dunia setir mobil sebelum terjun ke balap Formula 1!

Namun, sesaat lagi, akan ada plot twist liar untuk Marc! Sepertinya ia sengaja mengemudi di jalanan umum kota Thailand dan menjadikannya arena balap baru, namun Polisi Kerajaan Thailand mengetahui hal ini! Para polisi tersbeut akhirnya mencoba membawa sang juara dunia MotoGP ke kantor polisi.

Ya, ini dia Marc saat dibawa ke kantor polisi oleh petugas polisi setempat karena melanggar peraturan lalu lintas! Lagi pula, hukum itu di atas segalanya dan tidak ada yang bisa menghindarinya – bahkan jika Anda adalah seorang juara dunia yang tak terbantahkan di salah satu kompetisi motorsport paling melelahkan yang ada di planet ini.

Pada akhirnya, pembalap profesional  -yang tiba-tiba berubah- menjadi pelanggar lalu lintas tersebut,harus membayar denda dengan jumlah yang lumayan karena pelanggarannya tersebut. Itu adalah hari yang panjang yang tidak akan dilupakan oleh Marc dalam waktu dekat, namun hal itu akan membuat dirinya berpikir dua kali ketika akan turun ke jalan raya dengan motor supernya tersebut.

Beberapa orang, mungkin berpendapat bahwa aksi Marc ini semua adalah bagian dari aksi publisitas belaka. Namun, mau aksi atau tidak, semua itu dilakukan untuk bersenang-senang sebelum balapan yang sesungguhnya akan dimulai yang terjadi akhir pekan ini di sirkuit baru Buriram, Thailand!

Comments