Vinales merasa sia-siakan waktu saat pramusim Qatar

Pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, merasa membuang-buang waktu satu setengah hari saat mengikuti tes pramusim MotoGP di Sirkuit Losail, Qatar, pada akhir pekan lalu.

Vinales mendapat hasil yang tak diharapkan pada tes hari terakhir di Losail, sebelum berhasil memperbaiki catatan waktu dan berada di posisi kelima, Minggu (4/3/2018).

Ini adalah kemunduran bagi pebalap berusia 23 tahun itu mengingat pada tahun lalu dia tampil dominan pada sesi pramusim.

Sebelumnya, Vinales menyatakan bahwa sesi uji coba di Thailand adalah yang “terburuk” dalam kariernya di Yamaha.

Merefleksikan tiga hari di Qatar, Vinales mengatakan bahwa ia merasa Yamaha masuk ke arah yang salah sehingga jumlah tes yang signifikan terbuang sia-sia.

“Dalam tes ini, kami mengambil arah yang berlawanan dengan yang benar dan ini sangat sulit karena saya tidak dapat mendorong atau memaksimalkan yang terbaik dari diri saya,” Vinales mengakui.

“Motor ini memiliki set-up, tetapi Anda harus menyesuaikannya dan mengekstrak 100 persen darinya. Kami memodifikasi motor karena saya merasa seperti kehilangan satu setengah hari,” ujarnya.

“Kami tersesat dan saya tidak bisa mendorongnya Itu berarti saya memiliki ruang untuk perbaikan dan terutama motor, memiliki ruang untuk perbaikan. Kami jauh dari tingkat yang bisa kami capai,” ucapnya.

Vinales mengatakan, perubahan catatan waktu yang lebih baik saat tes Qatar disebabkan keputusannya yang kembali menggunakan set-up pada hari pertama, ketika ia tampil tercepat.

“Saya hanya merasa baik pada setengah jam terakhir sore ini,” ujar Vinales.

“Kami mengubah set-up dalam 40 menit terakhir dan kembali ke apa yang kami pakai pada hari pertama,” ujar Vinales.

“Rasanya seperti motor yang berbeda, tidak sebagus tahun lalu, tetapi jika saya memiliki lebih banyak waktu, saya bisa melaju lebih cepat,” tuturnya.

Comments