Penyanyi Fergie tuai cibiran di NBA All Star

NBA All Star 2018 berakhir dengan kemenangan tim Lebron James secara dramatis. Tim tersebut mampu mengejar defisit dan membalikkan keadaan di kuarter terakhir. Pesta bintang NBA tahun ini memang sajikan format menarik. Namun diantara pujian dan keseruan acara tersebut adapula kritikan.

Penampilan mantan vokalis Black Eyed Peas, Fergie gara-garanya. Lagu kebangsaan Amerika Serikat yang harusnya dinyanyikan khidmat justru layaknya lelucon. Star Spangled Banner justru membuat banyak penonton di Staples Center (19/2) terheran. Tak terkecuali para pemain yang sedianya larut dalam rasa hormat.

Bahkan sejumlah pemain tidak bisa menyembunyikan keinginan untuk tertawa. Seperti yang dilakukan Draymond Green. Para pemain nampak bingung saat Fergie tidak bisa mencapai nada tinggi dalam lagu tersebut.

Hanya butuh beberapa detik saja, jagat maya ramai dengan ciutan penuh kritik.

 

Tak sedikit pula yang menyamakan penampilan Fergie dengan Carl Lewis di acara NBA Finals 1993. Kala itu penampilan Lewis dinobatkan sebagai penampilan lagu kebangsaan terburuk.

 

Setiap penyelenggaraan NBA All Star lagu kebangsaan Amerika Serikat menjadi hal rutin yang cukup sakral. Tahun lalu, lagu kebangsaan dinyanyikan Jon Batiste dengan penampilan piano solo-nya. Sedangkan tahun 2016, penyanyi R&B Ne-Yo membawakan lagu tersebut dengan khidmat yang banyak menuai pujian.

Nama-nama seperti Queen Latifah, John Legend, Mary J Blige juga pernah mengisi acara NBA All Star. Semua penampilan penyanyi papan atas Amerika tersebut berakhir dengan pujian.

Panggung NBA All Star memang tidak sebesar perhelatan NFL yang menjadi pusat perhatian warga Amerika Serikat. Tetapi tetap saja, rangkaian NBA All Star yang berlangsung selama 3 hari berturut-turut jadi perhatian khusus. Terlebih tahun ini dengan format baru.

Layaknya NFL, perhelatan tim bintang juga menyajikan acara half time show. Untungnya penampilan Pharell Williams dan Migos tidak mengecewakan.

 

 

 

Comments